Trending Video



loading...
Judul:Saridin Ondorante part 1
Durasi:00:37:49
Dilihat:161,630x
Diterbitkan:16 April 2018
Sumber:Youtube
Suka Ini ?:

Asal-usul Ondo Rante

Kita sebut saja nama aslinya "Ki Roro Mangun Harjo". Beliau sendiri merupakan anak dari bapak Suwardi yang merupakan pedagang kaya. Waktu muda dulu Ki Roro Mangun Harjo memiliki pekerjaan sehari-hari adalah penjaga atau Bodyguard para pedagang dan para petinggi penting kerajaan Maja Pahit jaman dulu semasa dengan Sunan Muria untuk melindungi dari para Begal, Rampok, dedemit dan jin-jin Kondang jaman dahulu.

Ondo Rante Berguru Pada Sunan Muria.

Terasa pekerjaan yang di jalani beliau berbau kekerasan dan berat. Kian waktu berlalu Akhirnya Ki Roro Mangun Harjo bertobat dan memutuskan untuk berguru pada Sunan Muria, disana beliau bertemu dengan Saridin, Joko Sembung dan kawan-kawan. Beliau sendiri banyak belajar ilmu agama dari Sunan Muria. Terutama belajar membaca ALQUR'AN dan menjadi santri di pondok pesantren Sunan Muria.

Ondo Rante Di Sabda (Sabdo) Sunan Muria.

Sekian waktu berlalu berguru pada Sunan Muria, Ondo Rante Alias Ki Roro Mangun Harjo sudah Katam ALQUR'AN dua kali. Giliran Sunan Muria akan mengajarkan sebuah ilmu atau ajian kepada muridnya, dan ternyata yang di ajari ilmu itu hanya Saridin seorang. Suatu ketika saat Saridin sudah memiliki ilmu tersebut, tiba-tiba terdengar kabar kalau Ki Rorro Mangun Harjo juga memiliki ilmu tersebut, seketika itu Sunan Muria mendengar kabar berita tersebut kemudian marah dan mengira Ki Roro Mangun Harjo mencuri Kitab Pusaka milik Sunan Muria. Seketika itu Sunan Muria memanggil Ki Roro Mangun Harjo. Di Depan para santri yang hadir Sunan Muria mengucapkan Sabda nya untuk merantai seluruh tubuh Ki Roro Mangun Harjo, secara ajaib seluruh tubuh Ki Roro Mangun Harjo dililit rantai besi ukuran besar di seluruh tubuhnya. Dari leher, pundak, tangan, dada, perut sampai mata kaki. Kemudian beliau diusir dari pondok pesantren dan disuruh bertapa untuk menebus dosanya. Sunan Muria menyuruh murid-muridnya untuk mencarikan tempat pertapaan buat beliau. Tak ketinggalan pada waktu itu Jaka Sembung juga ikut mengantarkan beliau. Setelah mendapatkan tempat, tepatnya sekarang ini di Desa Kalidoro sebelah barat tugu tani dan berada disebelah timur Gereja Persantenan atau di Jl. Kembang Joyo, Pati yang pada waktu dulu masih merupakan hutan belantara belum ada seorang pun yang menjamah tempat tersebut. Setelah ditinggalkannya Ki Roro Mangun Harjo di tempat tersebut dan para murid Sunan Muria pergi meninggalkannya disitu masih ada satu orang yang masih tinggal di tempat tersebut dengan menangis tersedu, dia adalah Joko Sembung.

BAGIKAN KE TEMAN ANDA